Jumat, 16 Januari 2015

MAKALAH PERIODE 4 : Pemahaman Etika Berbusana Di Kampus Citra Pribadi Mahasiswa Berbudaya








Kata Pengantar


Assalamua'laikum  Wr, Wb. Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan karunia dan rahmat nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Dan berkat rahmatnya juga yang telah memberikan ilmu pengetahuannya kepada kita semua.Makalah ini menyajikan tentang Pemahaman Etika Berbusana Di Kampus Citra Mahasiswa Berbudaya. Makalah ini mempunyai tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis dan pembacanya maupun pihak lain agar dapat memberikan motivasi atau dorongan untuk mengetahui Etika Berbusana Di Kampus.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan baik dari segitulisan ataupun materi. Untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penulis terima dengan senang hati untuk perbaikan kedepannya. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan informasi kepada saudara-saudara, dan memberikan hal positif  kepada pembacanya. Akhir kata,penulis sampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam penyusunan makalah ini,dan mohon maaf bila terdapat kesalahan dalam penulisannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua.




16 Januari , 2014
Penyusun


Citra Anggrainy


DAFTAR ISI
Cover judul                      ……………………………………………………..       
Pernyataan                       ……………………………………………………..        i
Kata pengantar                ……………………………………………………..        ii
Daftarisi                            ……………………………………………………..        iii
Bab I :Pendahuluan
1.1  LatarBelakang             ……………………………………………………..        1
1.2  Tujuan                          ……………………………………………………..        1
1.3  Sasaran                        ……………………………………………………..        1
Bab II :Permasalahan
2.1 Kekuatan                     ……………………………………………………..        2
2.2 Kelemahan                   ……………………………………………………..        2
2.3 Peluang                        ……………………………………………………..        3
2.4 Tantangan/Hambatan  ……………………………………………………..        3
Bab III :KesimpulandanRekomendasi
3.1 Kesimpulan                  ……………………………………………………..        4
3.2 Rekomendasi               ……………………………………………………..        4

ReferensiTulisan              ……………………………………………………..       5










 BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang

Kepribadian seseorang dapat dilihat dari bagaimana ia berpakaian. Di dalam berkuliah hal tersebut perlu juga menyesuaikan lingkungan di Kampus. Oleh karena itu, seorang mahasiswa perlu belajar untuk berpakaianlah yang sopan, rapi dan bersih agar merasa nyaman ketika belajar. Secara formal, kerapian dikaitkan dengan cara berpakaian bagi laki-laki dan perempuan. Demikian juga kesopanan. Perempuan misalnya, akan terlihat lebih sopan jika menggunakan rok, bluse, kemeja yang tidak ketat dan jilbab, terutama bagi yang muslim. Hal ini juga dikaitkan dengan relasi agama Islam, bahwa menutup aurat adalah wajib hukumnya.

1.2 Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini adalah:

·         Sebagai sarana pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar 

·         Sebagai sarana instropeksi terhadap cara berpakaian yang sopan atau sesuai dengan keadaan di dalam lingkungan Kampus.

·         Memberikan informasi kepada mahasiswa/I tentang Etika berpakaian di dalam lingkungan Kampus.

·         Sebagai sarana pembentukan langkah kedepan dalam menghadapi permasalahan Etika berpakaian di lingkungan Kampus.



1.3  Sasaran

Penulisan makalah ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Universitas Gunadarma untuk memahami akan pentingnya Etika berpakaian di dalam lingkungan Kampus. Agar di jauhkan dari kejahatan yang biasanya banyak kejadian yang tidak di sengaja seperti pencurian dan kejahatan lainnya yang sering banyak di sekitar kita .


BAB II

PERMASALAHAN


Analisis permasalahan Pemahaman Etika Berbusana Di Kampus Citra Pribadi Mahasiswa Berbudaya dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :

2.1  KEKUATAN (Strength)

a.       Berbusana mencerminkan sipemakai yang mengatakan pemakai berasal dari daerah mana dan Negara mana.

b.      Dapat menjadi ispirasi orang banyak untuk berbusana dengan baik jika kita memakai pakaian yang sewajarna tidak mengganggu orang lain,dan tidak menjadi sorotan untuk orang  banyak.

c.       Berbusana tertutup atau sewajarnya akan di jauhkan dari kejahatan yang biasanya banyak kejadian yang tidak di sengaja seperti pencurian dan kejahatan lainnya.

d.      Menerapkan etika berbusana di dalam lingkuangan Kampus perlu memahami tentang budaya dan cara pemakaian. Untuk hal itu baik jenis, model, warna atau corak busana


2.2 KELEMAHAN (Weakness)

a.       Saat ini banyak kita jumpai gadis dan wanita yang tidak menutup aurat dengan bajunya, sehingga dapat memunculkan rangsangan kepada kaum laki-laki yang melihatnya.

b.      Banyak yang memproduksi baju yang terlalu  fulgard  tidak cocok  untuk  pelajar atau mahasiswa memakai pakaian yang tidak sewajarnya.contoh nya seperti celana yang sobek-sobek itu tidak mencerminkan etika berbusan yang sopan.

c.       Akibat mengikuti trend masa kini, banyak mahasiswa yang tidak sadar bahwa pakaian yang dikenakannya untuk ke Kampus itu sebenarnya tidak sopan.

d.      Banyak yang dalam pemilihan pakaian , tidak sesuai dengan etika berpakaian yang sopan.
2.3 PELUANG (OPPRTUNITY)
a.       Pastikan busana anda sudah rapih, jangan membetulkan/ merapihkan sembarangan agar tidak menjadi sorotan orang yang akan melakukan kejahatan.

b.      Mempergunakan busana yang tidak melanggar aturan, norma, kepatutan dalam lingkungan dimana kita berada. (di kampus jangan mempergunakan pakaian yang terbuka/terlihat aurat atau anggota tubuh yang seharusnya ditutupi).

c.       Hindari menggunakan pakaian yang terlalu mencolok atau menarik perhatian orang di kampus.

d.      Gunakan busana se rapih dan se sopan mungkin.

2.4  TANTANGAN/HAMBATAN (THREATS)
a.       Berpakaian memang diutamakan untuk memperlihatkan bagaimana diri kita  menjaga dengan baik dan cara berpakaian juga memang harus mengikuti tren tetapi harus menjaga penampilan dengan berbudaya sopan tidak melanggar aturan.

b.      Ada banyak pilihan pakaian yang tertutup dan sopan yang bisa digunakan tanpa mengurangi kecantikan perempuan. Seharusnya pemerintah memberikan teguran dan hukuman bagi orang-orang yang mengumbar tubuhnya.

c.       Tidak Melanggar Hukum Negara dan Hukum Agama Sebelum memakai pakaian ada baiknya diingat-ingat dulu hukum di dalam maupun di luar negeri. Hindari memakai pakaian yang bertentangan dengan adat istiadat, hukum budaya yang berlaku di tempat tersebut.

d.      Dapat memproduksi banyak pakaian yang berkualitas dengan desain yang tertutup aurat agar etika berbusana yang baik dapat di terapkan di lingkungan kampus dan masyarakat.








BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 KESIMPULAN
a.       Berbusana sangatlah penting peranannya dalam kehidupan manusia dalam segala kegiatan. Dengan berbusana manusia dapat menunjukan pribadi individu masing, gaya hidup, lingkungan,
b.      Budaya bahkan status social yang berjenjang dalam lingkungan Kampus. Remaja harus bisa menentukan mana busana yang baik dan tepat sesuai waktu dan tempat. Remaja juga bisa memilah mana yang sesuai dengan religi.
c.       Berbusana akan memberikan arahan kepada seseorang untuk  mempergunakan busana pada kesempatan tertentu sesuai dengan urusannya masing-masing. Busana (pakaian) sebagai salah satu kebutuhan primer ekonomi (di samping pangan dan papan) dalam situasi tertentu dapat menjadi urusan  politik  dan  hukum  nasional  suatu  negara. 
d.      Usahakan berpakaian sopan yang menutupi aurat dan berpakaian sesuai dengan tempatnya.
3.2 REKOMENDASI
a.       Menerapkan etika berbusana dalam lingkungan Kampus perlu memahami tentang budaya dan waktu pemakaian. Untuk hal itu baik jenis, model, warna atau corak busana perlu disesuaikan dengan ke tiga hal tersebut.
b.      Menutup aurat bagian tubuh Saat ini banyak kita jumpai gadis dan wanita yang tidak menutup aurat dengan bajunya, sehingga dapat memunculkan rangsangan kepada kaum laki-laki yang melihatnya.
c.       Mempergunakan busana yang tidak melanggar aturan, norma, kepatutan dalam lingkungan dimana kita berada. (di kampus jangan mempergunakan pakaian yang terbuka/terlihat aurat atau anggota tubuh yang seharusnya ditutupi).
d.      Ada banyak pilihan pakaian yang tertutup dan sopan yang bisa digunakan tanpa mengurangi kecantikan perempuan. Seharusnya pemerintah memberikan teguran dan hukuman bagi orang-orang yang mengumbar tubuhnya.








Referensi Tulisan :
3.      2008. Ilmu Budaya Dasar. Penerbit Bumi Aksara.
4.      2004. Ilmu Budaya Dasar (Komponen MKDU). Penerbit Rineka Cipta.

BAGAN IBD BAB 11



BAGAN IBD BAB 10