Minggu, 09 Agustus 2015
Senin, 08 Juni 2015
Senin, 30 Maret 2015
Jumat, 16 Januari 2015
MAKALAH PERIODE 4 : Pemahaman Etika Berbusana Di Kampus Citra Pribadi Mahasiswa Berbudaya
Kata Pengantar
Assalamua'laikum
Wr, Wb. Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan karunia dan rahmat
nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Dan berkat rahmatnya
juga yang telah memberikan ilmu pengetahuannya kepada kita semua.Makalah ini
menyajikan tentang Pemahaman Etika Berbusana Di Kampus Citra Mahasiswa
Berbudaya. Makalah ini mempunyai tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan
bagi penulis dan pembacanya maupun pihak lain agar dapat memberikan motivasi
atau dorongan untuk mengetahui Etika Berbusana Di Kampus.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak
kekurangan baik dari segitulisan ataupun materi. Untuk
itu saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penulis terima dengan senang hati
untuk perbaikan kedepannya. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan informasi kepada
saudara-saudara, dan memberikan hal positif kepada
pembacanya. Akhir kata,penulis sampaikan rasa terima kasih kepada
semua pihak yang telah berperan dalam penyusunan makalah ini,dan mohon maaf
bila terdapat kesalahan dalam penulisannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat
untuk kita semua.
16 Januari , 2014
Penyusun
Citra Anggrainy
DAFTAR ISI
Cover judul ……………………………………………………..
Pernyataan …………………………………………………….. i
Kata pengantar …………………………………………………….. ii
Daftarisi …………………………………………………….. iii
Bab I :Pendahuluan
1.1 LatarBelakang …………………………………………………….. 1
1.2 Tujuan …………………………………………………….. 1
1.3 Sasaran …………………………………………………….. 1
Bab II :Permasalahan
2.1
Kekuatan …………………………………………………….. 2
2.2
Kelemahan …………………………………………………….. 2
2.3
Peluang …………………………………………………….. 3
2.4
Tantangan/Hambatan …………………………………………………….. 3
Bab III :KesimpulandanRekomendasi
3.1
Kesimpulan …………………………………………………….. 4
3.2
Rekomendasi …………………………………………………….. 4
ReferensiTulisan …………………………………………………….. 5
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kepribadian seseorang dapat dilihat
dari bagaimana ia berpakaian. Di dalam berkuliah hal tersebut perlu juga menyesuaikan lingkungan di Kampus.
Oleh karena itu, seorang mahasiswa perlu belajar untuk berpakaianlah yang sopan,
rapi dan bersih agar merasa nyaman ketika belajar. Secara formal, kerapian
dikaitkan dengan cara berpakaian bagi laki-laki dan perempuan. Demikian juga
kesopanan. Perempuan misalnya, akan terlihat lebih sopan jika menggunakan rok,
bluse, kemeja yang tidak ketat dan jilbab, terutama bagi yang muslim. Hal ini
juga dikaitkan dengan relasi agama Islam, bahwa menutup aurat adalah wajib
hukumnya.
1.2 Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah:
·
Sebagai sarana pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Budaya
Dasar
·
Sebagai sarana instropeksi terhadap cara berpakaian yang
sopan atau sesuai dengan keadaan di dalam lingkungan Kampus.
·
Memberikan informasi kepada
mahasiswa/I tentang Etika berpakaian di dalam lingkungan Kampus.
·
Sebagai sarana pembentukan langkah kedepan dalam menghadapi
permasalahan Etika berpakaian di lingkungan Kampus.
1.3
Sasaran
Penulisan
makalah ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Universitas Gunadarma
untuk memahami akan pentingnya Etika berpakaian di dalam
lingkungan Kampus. Agar di jauhkan dari kejahatan
yang biasanya banyak kejadian yang tidak di sengaja seperti pencurian dan
kejahatan lainnya yang sering banyak di sekitar kita .
BAB II
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Pemahaman
Etika Berbusana Di Kampus Citra Pribadi Mahasiswa Berbudaya dengan
memperhatikan dan mempertimbangkan
kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
2.1 KEKUATAN (Strength)
a.
Berbusana mencerminkan sipemakai yang
mengatakan pemakai berasal dari daerah mana dan Negara mana.
b.
Dapat menjadi ispirasi orang banyak untuk berbusana
dengan baik jika kita memakai pakaian yang sewajarna tidak mengganggu orang
lain,dan tidak menjadi sorotan untuk orang
banyak.
c.
Berbusana tertutup atau sewajarnya akan di jauhkan dari
kejahatan yang biasanya banyak kejadian yang tidak di sengaja seperti pencurian
dan kejahatan lainnya.
d. Menerapkan etika berbusana di dalam lingkuangan Kampus
perlu memahami tentang budaya dan cara pemakaian. Untuk hal itu baik jenis,
model, warna atau corak busana
2.2 KELEMAHAN (Weakness)
a.
Saat ini banyak kita jumpai gadis dan wanita yang
tidak menutup aurat dengan bajunya, sehingga dapat memunculkan rangsangan
kepada kaum laki-laki yang melihatnya.
b. Banyak yang
memproduksi baju yang terlalu
fulgard tidak cocok untuk
pelajar atau mahasiswa memakai pakaian yang tidak sewajarnya.contoh nya
seperti celana yang sobek-sobek itu tidak mencerminkan etika berbusan yang
sopan.
c. Akibat
mengikuti trend masa kini, banyak mahasiswa yang tidak sadar bahwa pakaian yang
dikenakannya untuk ke Kampus itu sebenarnya tidak sopan.
d. Banyak yang
dalam pemilihan pakaian , tidak sesuai dengan etika berpakaian yang sopan.
2.3 PELUANG (OPPRTUNITY)
a. Pastikan
busana anda sudah rapih, jangan membetulkan/ merapihkan sembarangan agar tidak
menjadi sorotan orang yang akan melakukan kejahatan.
b.
Mempergunakan busana yang tidak melanggar aturan,
norma, kepatutan dalam lingkungan dimana kita berada. (di kampus jangan
mempergunakan pakaian yang terbuka/terlihat aurat atau anggota tubuh yang
seharusnya ditutupi).
c. Hindari
menggunakan pakaian yang terlalu mencolok atau menarik perhatian orang di
kampus.
d. Gunakan busana
se rapih dan se sopan mungkin.
2.4 TANTANGAN/HAMBATAN (THREATS)
a. Berpakaian
memang diutamakan untuk memperlihatkan bagaimana diri kita menjaga dengan baik dan cara berpakaian juga
memang harus mengikuti tren tetapi harus menjaga penampilan dengan berbudaya
sopan tidak melanggar aturan.
b.
Ada banyak pilihan pakaian yang tertutup dan sopan
yang bisa digunakan tanpa mengurangi kecantikan perempuan. Seharusnya
pemerintah memberikan teguran dan hukuman bagi orang-orang yang mengumbar
tubuhnya.
c. Tidak Melanggar
Hukum Negara dan Hukum Agama Sebelum memakai pakaian ada baiknya diingat-ingat
dulu hukum di dalam maupun di luar negeri. Hindari memakai pakaian yang
bertentangan dengan adat istiadat, hukum budaya yang berlaku di tempat
tersebut.
d. Dapat
memproduksi banyak pakaian yang berkualitas dengan desain yang tertutup aurat
agar etika berbusana yang baik dapat di terapkan di lingkungan kampus dan
masyarakat.
BAB III
KESIMPULAN DAN
REKOMENDASI
3.1 KESIMPULAN
a. Berbusana
sangatlah penting peranannya dalam kehidupan manusia dalam segala kegiatan.
Dengan berbusana manusia dapat menunjukan pribadi individu masing, gaya hidup,
lingkungan,
b. Budaya bahkan
status social yang berjenjang dalam lingkungan Kampus. Remaja harus bisa
menentukan mana busana yang baik dan tepat sesuai waktu dan tempat. Remaja juga
bisa memilah mana yang sesuai dengan religi.
c. Berbusana akan
memberikan arahan kepada seseorang untuk mempergunakan busana pada
kesempatan tertentu sesuai dengan urusannya masing-masing. Busana (pakaian)
sebagai salah satu kebutuhan primer ekonomi (di samping pangan dan papan) dalam
situasi tertentu dapat menjadi urusan politik dan hukum
nasional suatu negara.
d. Usahakan
berpakaian sopan yang menutupi aurat dan berpakaian sesuai dengan tempatnya.
3.2 REKOMENDASI
a.
Menerapkan etika berbusana dalam lingkungan Kampus
perlu memahami tentang budaya dan waktu pemakaian. Untuk hal itu baik jenis,
model, warna atau corak busana perlu disesuaikan dengan ke tiga hal tersebut.
b.
Menutup aurat bagian tubuh Saat ini banyak kita jumpai
gadis dan wanita yang tidak menutup aurat dengan bajunya, sehingga dapat
memunculkan rangsangan kepada kaum laki-laki yang melihatnya.
c.
Mempergunakan busana yang tidak melanggar aturan,
norma, kepatutan dalam lingkungan dimana kita berada. (di kampus jangan
mempergunakan pakaian yang terbuka/terlihat aurat atau anggota tubuh yang
seharusnya ditutupi).
d.
Ada banyak pilihan pakaian yang tertutup dan sopan
yang bisa digunakan tanpa mengurangi kecantikan perempuan. Seharusnya
pemerintah memberikan teguran dan hukuman bagi orang-orang yang mengumbar
tubuhnya.
Referensi
Tulisan :
3.
2008. Ilmu
Budaya Dasar. Penerbit Bumi Aksara.
4.
2004. Ilmu
Budaya Dasar (Komponen MKDU). Penerbit Rineka Cipta.
Langganan:
Komentar (Atom)









