Kamis, 27 November 2014
Kamis, 20 November 2014
Kamis, 06 November 2014
makalah periode 2 SIKAP PRIBADI MAHASISWA BERBUDAYA TERBENTUK OLEH ADAT ISTIADAT LINGKUNGAN KELUARGA
i
Kata Pengantar
Assalamua'laikum
Wr, Wb. Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan karunia dan
rahmat nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Dan berkat
rahmatnya juga yang telah memberikan ilmu pengetahuannya kepada kita
semua.Makalah ini menyajikan tentang Sikap Pribadi Mahasiswa Berbudaya
Terbentuk Oleh Adat Istiadat Lingkungan Keluarga. Makalah ini mempunyai tujuan
untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis dan pembacanya maupun pihak
lain agar dapat memberikan motivasi atau dorongan untuk memiliki perilaku
berbudaya didalam lingkungan keluarga.Penulis menyadari bahwa makalah ini masih
memiliki banyak kekurangan baik dari segitulisan ataupun materi. Untuk
itu saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penulis terima dengan senang hati
untuk perbaikan kedepannya. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan informasi kepada
saudara-saudara, dan memberikan hal positif kepada
pembacanya. Akhir kata,penulis sampaikan
rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam penyusunan
makalah ini,dan mohon maaf bila terdapat kesalahan dalam penulisannya. Semoga
makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
05 November, 2014
Penyusun
Citra Anggrainy
ii
DAFTAR ISI
Cover judul ……………………………………………………..
Pernyataan …………………………………………………….. i
Kata pengantar …………………………………………………….. ii
Daftarisi …………………………………………………….. iii
Bab I :Pendahuluan
1.1 LatarBelakang …………………………………………………….. 1
1.2 Tujuan …………………………………………………….. 1
1.3 Sasaran …………………………………………………….. 1
Bab II :Permasalahan
2.1
Kekuatan …………………………………………………….. 2
2.2
Kelemahan …………………………………………………….. 3
2.3
Peluang …………………………………………………….. 3
2.4
Tantangan/Hambatan …………………………………………………….. 4
Bab III :KesimpulandanRekomendasi
3.1
Kesimpulan …………………………………………………….. 5
3.2
Rekomendasi …………………………………………………….. 5
ReferensiTulisan …………………………………………………….. 6
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Hari- hari ini, norma dan adat
istiadat bangsa kita, Indonesia semakin hari semakin pudar seiring berjalannya
waktu. Semakin banyak budaya asing yang masuk yang dianggap sebagai trend masa
kini. Seperti cara berpakaian anak jaman sekarang, terlalu mengikuti budaya
asing yang bersifat terbuka, tidak seperti dulu yang berpakaian sopan. Oleh
karena itu peran serta orang tua dalam membentuk perilaku seorang anak sangat
penting, agar ke depannya anak tersebut dapat tumbuh menjadi seorang yang
berperilaku berbudaya. anak akan mencerna sesuai dengan kemampuan otaknya
bagaimana ia harus bertindak sesuai dengan ajaran yang diberikan keluarganya
secara turun – temurun. Sehingga saat ia menjadi mahasiswa,
ia memiliki pribadi yang berbudaya.
1.2 Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah:
· Sebagai sarana pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar
· Sebagai sarana instropeksi terhadap kebudayaan dimasa kini dan dimasa dahulu.
· Memberikan informasi kepada mahasiswa/I tentang adat istiadat keluarga dalam membentuk pribadi yang berbudaya.
· Sebagai sarana pembentukan langkah kedepan dalam menghadapi permasalahan kebudayaaan yang ada,
1.3
Sasaran
Penulisan
makalah ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Universitas Gunadarma
untuk memahami akan pentingnya peranan mahasiswa tentang adat istiadat keluarga
dalam membentuk pribadi yang berbudaya.. Selain ditujukan kepada mahasiswa,
makalah ini juga ditujukan kepada masyarakat umum guna menumbuhkan pola pikir
dan penentuan langkah dalam menghadapi masalah adat istiadat
BAB II
PERMASALAHAN
Pengaruh keluarga dalam pendidikan
anak sangat besar dalam berbagai macam sisi. Keluargalah yang menyiapkan
potensi pertumbuhan dan pembentukan kepribadian anak. Ayah dan ibu adalah teladan pertama bagi pembentukan pribadi anak. Ayah
dan ibulah yang harus melaksanakan tugasnya di hadapan anaknya. Keluarga yang
hubungan antar anggotanya tidak harmonis, penuh konflik, atau gap communication
dapat mengembangkan masalah-masalah kesehatan mental (mental illness) bagi
anak.
Analisis permasalahan Sikap Pribadi Mahasiswa Berbudaya Terbentuk
Oleh Adat Istiadat Lingkungan Keluarga dengan memperhatikan
dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari
aspek :
2.1 KEKUATAN (Strength)
a.
Keluarga merupakan
orang terdekat
Keluarga merupakan orang-orang terdekat seseorang yang sangat merupakan peran yang terutama dalam pembentukan kepribadian seseorang. Disini lah norma-norma dan adat istiadat keluarga mudah untuk ditanamkan.
Keluarga merupakan orang-orang terdekat seseorang yang sangat merupakan peran yang terutama dalam pembentukan kepribadian seseorang. Disini lah norma-norma dan adat istiadat keluarga mudah untuk ditanamkan.
b.
Keluarga hidup di satu rumah yang
bersamaan
Oleh karena keluarga sebagian besar tinggal bersamaan dalam satu rumah, maka sangat mudah dalam pendekatan dan penanaman norma dan adat istiadat pada seseorang pada keluarga, terutama pada anak.
Oleh karena keluarga sebagian besar tinggal bersamaan dalam satu rumah, maka sangat mudah dalam pendekatan dan penanaman norma dan adat istiadat pada seseorang pada keluarga, terutama pada anak.
c.
Mudah memperoleh ajaran didalam keluarga
Karena merupakan orang terdekat dan tinggal bersamaan, keluarga selalu
memberikan atau mengajarkan anaknya bagaimana harus berperlaku berbudaya.
d.
Suasana rumah yang harmonis dan nyaman
Keluarga, dalam hal ini orang tua harus menjaga agar suasana dan ketenangan rumah tetap terjaga, agar kemauan anak untuk mengembangkan kepribadiannya yang berbudaya timbul dengan sendirinya tanpa paksaan.
Keluarga, dalam hal ini orang tua harus menjaga agar suasana dan ketenangan rumah tetap terjaga, agar kemauan anak untuk mengembangkan kepribadiannya yang berbudaya timbul dengan sendirinya tanpa paksaan.
2.2 KELEMAHAN (Weakness)
a. Adanya perseteruan
antar keluarga
Kadang kala orang tua memaksakan kehendak mereka kepada anaknya, sehingga tidak jarang menimbulkan kerenggangan hubungan antar keluarga, sehingga sang anak pun tidak mau menuruti perkataan atau pengajaran dari orang tuanya.
Kadang kala orang tua memaksakan kehendak mereka kepada anaknya, sehingga tidak jarang menimbulkan kerenggangan hubungan antar keluarga, sehingga sang anak pun tidak mau menuruti perkataan atau pengajaran dari orang tuanya.
b. Jarang bertegur sapa antar anggota keluarga
dikarenakan sibuk dengan kegiatan masing-masing anggota keluaga,maka tak jarang kita jarang sekali bertegur sapa. Semisalnya kita pulang kuliah langsung pergi ke kamar untuk istirahat akibat kelelahan atau sibuk dengan tugas2 sehingga jarang komunikasi. Komunikasi yang tidak sering inilah yang menghambat membentukan kepribadian seorang anak yang berbudaya.
dikarenakan sibuk dengan kegiatan masing-masing anggota keluaga,maka tak jarang kita jarang sekali bertegur sapa. Semisalnya kita pulang kuliah langsung pergi ke kamar untuk istirahat akibat kelelahan atau sibuk dengan tugas2 sehingga jarang komunikasi. Komunikasi yang tidak sering inilah yang menghambat membentukan kepribadian seorang anak yang berbudaya.
c. Sifat kurang
terbuka
Pemikiran yang kurang terbuka dari seseorang sangat mempengaruhi pembentukan pribadi orang yang bersangkutan. Walaupun keluarga sangat berperan penting dalam pembentukan pribadi, tetapi jika anak tersebut tidak mau terbuka menerimanya, maka akan sangat percuma.
Pemikiran yang kurang terbuka dari seseorang sangat mempengaruhi pembentukan pribadi orang yang bersangkutan. Walaupun keluarga sangat berperan penting dalam pembentukan pribadi, tetapi jika anak tersebut tidak mau terbuka menerimanya, maka akan sangat percuma.
d. Keluarga
yang tidak saling menghormati
Dalam keluarga, bukan hanyarasa kasih sayang saja yang diperlukan, tetapi rasa dan sifat hormat satu sama lain juga harus dijunjung tinggi. Agar tidak ada satu pihak yang merasa dirugikan, dalam hal ini anak, karena jika anak tidak hormat pada orang tuanya sendiri, bagaimana ia bias menghormati diri sendiri, apalagi orang lain.
Dalam keluarga, bukan hanyarasa kasih sayang saja yang diperlukan, tetapi rasa dan sifat hormat satu sama lain juga harus dijunjung tinggi. Agar tidak ada satu pihak yang merasa dirugikan, dalam hal ini anak, karena jika anak tidak hormat pada orang tuanya sendiri, bagaimana ia bias menghormati diri sendiri, apalagi orang lain.
2.3 PELUANG (OPPRTUNITY)
- Mempererat
rasa kasih sayang antar anggota keluarga
Dengan saling memberikan kasih sayang antar keluarga, akan memperbesar peluang terbentuknya keluarga yang harmonis. - Membentuk
kemandirian
Kepribadian yang telah terbentuk akan membuat seseorang menjadi mandiri dalam bertindak sehari-harinya. - Kesempatan
berdiskusi
Dengan seringnya komunikasi antar anggota keluarga dalam hal mengambil keputusan untuk membentuk kepribadian atau bertukar pikiran satu sama lain demi mendapatkan referensi lain dalam suatu tindakan.ini memperbesar peluang terbentuknya persatuan anggota keluarga. - Meningkatkan rasa
sopan santun
Seseorang yang sudah terbentuk kepribadiannya yang baik, ia akan memiliki sopan santun yang lebih dibandingkan seseorang yang belum terbentuk kepribadiannya.
2.4 TANTANGAN/HAMBATAN (THREATS)
a. Arus
globalisasi yang mudah masuk
Makin hari makin banyak budaya luar yang masuk ke dalam bangsa Indonesia yang mudah diakses oleh para mahasiswa, yang ditanggapi dengan gampangnya dan diterima mentah-mentah oleh mahasiswa, sehingga norma dan adat istiadat yang telah diajarkan dalam keluarga dilupakan begitu saja.
Makin hari makin banyak budaya luar yang masuk ke dalam bangsa Indonesia yang mudah diakses oleh para mahasiswa, yang ditanggapi dengan gampangnya dan diterima mentah-mentah oleh mahasiswa, sehingga norma dan adat istiadat yang telah diajarkan dalam keluarga dilupakan begitu saja.
b. Kesadaran
orang tua yang minim
Sekarang ini, banyak orang tua yang lebih memilih memberi kebebasan pada anaknya untuk bertindak dan berperilaku. Disini merupakan hambatan yang besar karena orangtua tidak memberikan masukkan pada anakk dalam bertindak dan berperilaku.
Sekarang ini, banyak orang tua yang lebih memilih memberi kebebasan pada anaknya untuk bertindak dan berperilaku. Disini merupakan hambatan yang besar karena orangtua tidak memberikan masukkan pada anakk dalam bertindak dan berperilaku.
c. Kurangnya
kepercayaan satu sama lain
Banyak sekali anggota keluarga yang saling tidak percaya satu sama lain karena sebab-sebab tertentu. Hal ini juga menghambat proses penyampaian dan pembentukan kepribadian seseorang.
Banyak sekali anggota keluarga yang saling tidak percaya satu sama lain karena sebab-sebab tertentu. Hal ini juga menghambat proses penyampaian dan pembentukan kepribadian seseorang.
d. Jarak antara
anggota keluarga
Jarak secara geografis juga merupakan penghambat yang sering ditemukan dalam pembentukan kepribadian seseorang. Seorang anak yang tinggal bersama orang lain atau tinggal sendiri terpisah akan mudah mendapat pengaruh dari luar dan tidaak mendapat wejangan dari orangtuanya.
Jarak secara geografis juga merupakan penghambat yang sering ditemukan dalam pembentukan kepribadian seseorang. Seorang anak yang tinggal bersama orang lain atau tinggal sendiri terpisah akan mudah mendapat pengaruh dari luar dan tidaak mendapat wejangan dari orangtuanya.
BAB III
KESIMPULAN DAN
REKOMENDASI
3.1 KESIMPULAN
Adat istiadat yang ditanamkan oleh
keluarga kepada mahasiswa sangat penting dalam pembentukan perilaku berbudaya.
Banyak hambatan dalam pembentukan pribadi seseorang, tetapi lepas dari pada
itu, jika sejak dini seseorang diberikan pengajaran tentang norma dan adat
istiadat yang berlaku dalam keluarga, karena Keluarga merupakan wadah awal
pembentukan perilaku dan pemberian pengajaran dasar tentang gambaran kehidupan
luar bagi seorang anak. Di situ anak akan mencerna sesuai dengan kemampuan
otaknya bagaimana ia harus bertindak sesuai dengan doktrin yang dberikan
keluarganya secara turun – temurun. Sehingga saat ia menjadi mahasiswa, ia
memiliki pribadi yang berbudaya.
3.2 REKOMENDASI
- Menanamkan kebiasaan yang baik sejak dini
- Mengharmonikan hubungan antar anggota keluarga
- Menanamkan rasa saling percaya dan menghormati antar anggota keluarga
- Mengadakan konseling tentang masalah – masalah dalam keluarga
Referensi
Tulisan :
http://mimirockfriends.blogspot.com/2012/03/ibd-tulisan-peran-keluarga-dalam.htmlhttp://www.scribd.com/doc/109971657/Makalah-IBD-1tentang-Kontribusi-Keluarga-dalam-Membentuk-Perilaku-Berbudaya
http://www.scribd.com/doc/109428175/Kontribusi-Keluarga-Membentuk-Perilaku-Berbudaya
http://rizkinovriansyah.wordpress.com/2013/03/26/makalah-ibd/
http://myusufkurniawan.files.wordpress.com/2012/10/makalah-ibd-1.doc
Langganan:
Komentar (Atom)









